Pernah denger kata2 dogtag? Itu tuh, kalung tentara yang biasanya terdiri dari dua keping logam alumunium sebagai bandulnya. Sekarang, dogtag ini lebih beken dipake sebagai aksesoris untuk mejeng.
Sebenernya, dogtag adalah sebutan buat tanda pengenal yang dipake tentara. Kenapa disebut demikian? Karena emang bentuknya mirip ama kalung anjing. Dogtag ini digunakan buat mengidentifikasi prajurit yang gugur ato terluka di medan perang. Biasanya pada dogtag tersebut tercantum juga data2 medis prajurit yang bersangkutan, kayak golongan darah dan informasi mengenai alergi serta penyakit tertentu yang diderita oleh si prajurit. Tentu aja info ini dibutuhkan oleh tenaga medis yang melakukan pertolongan untuk prajurit tersebut.
Memakai dogtag sangat diwajibkan bagi tentara yang berada di medan perang. Biasanya, dogtag terdiri dari dua keping yang berisi informasi yang sama. Tujuannya, apabila si pemakai tewas dalam peperangan, keping yang satu bisa dikumpulkan sebagai informasi, sedangkan keping berikutnya dibiarkan tertinggal bersama tubuh korban.
Pada Perang Saudara Amerika taun 1861-1865, para prajurit nempelin kertas catatan nama dan alamat rumah di bagian punggung jaket yang mereka kenakan. Ada juga yang nempelin data pribadi mereka pada gasper sabuk. Hehehe..., kasian juga yah. Mereka mungkin berjaga2 kalo ampe kepaksa gugur di medan pertempuran, paling nggak ada tanda yang bisa dikenali.
Kemudian, pabrikan yang bikin badge untuk seragam prajurit mulai ngeliat peluang dengan nawarin tanda pengenal berupa ukiran nama prajurit dan unit kesatuannya dengan cara mencetak informasi tersebut pada lembaran logam kuningan.
Pada taun 1870, angkatan perang Prussia, mulai nyebut tanda pengenal untuk prajurit dengan sebutan Hundemarken yang artinya dogtag. Nah, sejak itu, kata dogtag mulai dipake untuk tanda pengenal pribadi bagi prajurit yang maju ke medan tempur.
Saat ini, dogtag udah gak dipake lagi. Teknologi kan' dah maju. Pihak militer tentu udah nemuin cara yang lebih canggih untuk mengidentifikasi anggotanya yang gugur ato terluka dalam peperangan.
Silakan baca kelanjutannya.....
Sebenernya, dogtag adalah sebutan buat tanda pengenal yang dipake tentara. Kenapa disebut demikian? Karena emang bentuknya mirip ama kalung anjing. Dogtag ini digunakan buat mengidentifikasi prajurit yang gugur ato terluka di medan perang. Biasanya pada dogtag tersebut tercantum juga data2 medis prajurit yang bersangkutan, kayak golongan darah dan informasi mengenai alergi serta penyakit tertentu yang diderita oleh si prajurit. Tentu aja info ini dibutuhkan oleh tenaga medis yang melakukan pertolongan untuk prajurit tersebut.Memakai dogtag sangat diwajibkan bagi tentara yang berada di medan perang. Biasanya, dogtag terdiri dari dua keping yang berisi informasi yang sama. Tujuannya, apabila si pemakai tewas dalam peperangan, keping yang satu bisa dikumpulkan sebagai informasi, sedangkan keping berikutnya dibiarkan tertinggal bersama tubuh korban.
Pada Perang Saudara Amerika taun 1861-1865, para prajurit nempelin kertas catatan nama dan alamat rumah di bagian punggung jaket yang mereka kenakan. Ada juga yang nempelin data pribadi mereka pada gasper sabuk. Hehehe..., kasian juga yah. Mereka mungkin berjaga2 kalo ampe kepaksa gugur di medan pertempuran, paling nggak ada tanda yang bisa dikenali.
Kemudian, pabrikan yang bikin badge untuk seragam prajurit mulai ngeliat peluang dengan nawarin tanda pengenal berupa ukiran nama prajurit dan unit kesatuannya dengan cara mencetak informasi tersebut pada lembaran logam kuningan.
Pada taun 1870, angkatan perang Prussia, mulai nyebut tanda pengenal untuk prajurit dengan sebutan Hundemarken yang artinya dogtag. Nah, sejak itu, kata dogtag mulai dipake untuk tanda pengenal pribadi bagi prajurit yang maju ke medan tempur.
Saat ini, dogtag udah gak dipake lagi. Teknologi kan' dah maju. Pihak militer tentu udah nemuin cara yang lebih canggih untuk mengidentifikasi anggotanya yang gugur ato terluka dalam peperangan.

Kira-kira, gimana perasaan Amerika waktu itu yah? Tentu aja kaget. Mereka gak ampe memperkirakan Jepang akan bener2 ngelakuin hal itu. Jepang terlalu kecil buat nantang Amerika.


Jedi Master' Branz










