Lagi ada tugas dinas ke Jogjakarta
Dari tanggal 17 sampe dengan 22 November 2008


DOGTAG

Pernah denger kata2 dogtag? Itu tuh, kalung tentara yang biasanya terdiri dari dua keping logam alumunium sebagai bandulnya. Sekarang, dogtag ini lebih beken dipake sebagai aksesoris untuk mejeng.

DogtagSebenernya, dogtag adalah sebutan buat tanda pengenal yang dipake tentara. Kenapa disebut demikian? Karena emang bentuknya mirip ama kalung anjing. Dogtag ini digunakan buat mengidentifikasi prajurit yang gugur ato terluka di medan perang. Biasanya pada dogtag tersebut tercantum juga data2 medis prajurit yang bersangkutan, kayak golongan darah dan informasi mengenai alergi serta penyakit tertentu yang diderita oleh si prajurit. Tentu aja info ini dibutuhkan oleh tenaga medis yang melakukan pertolongan untuk prajurit tersebut.

Memakai dogtag sangat diwajibkan bagi tentara yang berada di medan perang. Biasanya, dogtag terdiri dari dua keping yang berisi informasi yang sama. Tujuannya, apabila si pemakai tewas dalam peperangan, keping yang satu bisa dikumpulkan sebagai informasi, sedangkan keping berikutnya dibiarkan tertinggal bersama tubuh korban.

Pada Perang Saudara Amerika taun 1861-1865, para prajurit nempelin kertas catatan nama dan alamat rumah di bagian punggung jaket yang mereka kenakan. Ada juga yang nempelin data pribadi mereka pada gasper sabuk. Hehehe..., kasian juga yah. Mereka mungkin berjaga2 kalo ampe kepaksa gugur di medan pertempuran, paling nggak ada tanda yang bisa dikenali.

Kemudian, pabrikan yang bikin badge untuk seragam prajurit mulai ngeliat peluang dengan nawarin tanda pengenal berupa ukiran nama prajurit dan unit kesatuannya dengan cara mencetak informasi tersebut pada lembaran logam kuningan.

Pada taun 1870, angkatan perang Prussia, mulai nyebut tanda pengenal untuk prajurit dengan sebutan Hundemarken yang artinya dogtag. Nah, sejak itu, kata dogtag mulai dipake untuk tanda pengenal pribadi bagi prajurit yang maju ke medan tempur.

Saat ini, dogtag udah gak dipake lagi. Teknologi kan' dah maju. Pihak militer tentu udah nemuin cara yang lebih canggih untuk mengidentifikasi anggotanya yang gugur ato terluka dalam peperangan.
Silakan baca kelanjutannya.....

Melenyapkan PRASANGKA

Pagi 7 Desember 1941, ribuan pesawat tempur angkatan perang kekaisaran Jepang membumi-hanguskan Pearl Harbour. Korban jiwanya nyapai 2350, 68 warga sipil dan 1178 luka-luka. Kejadian itu begitu tiba-tiba dan gak disangka ama sekali.

442nd RegimentKira-kira, gimana perasaan Amerika waktu itu yah? Tentu aja kaget. Mereka gak ampe memperkirakan Jepang akan bener2 ngelakuin hal itu. Jepang terlalu kecil buat nantang Amerika.
Marah? Tentu aja...
Amerika berang banget nerima musibah tersebut. Pemerintah Amerika, warga Amerika, dan terutama keluarga para korban sangat benci dan dendam ama orang Jepang.

Terus gimana nasib warga keturunan Jepang yang mungkin dah satu ato dua generasi tinggal and nyari nafkah di Amerika? Mereka otomatis jadi korban kebencian pemerintah Amerika waktu itu. Beberapa pemimpin komunitas warga Jepang ditahan. Mereka dicurigai terlibat dalam memberi informasi rahasia kepada pihak lawan. Pemerintah ngelakuin segala hal buat membatasi gerak-gerik warga keturunan ini. Bahkan Presiden Franklin D.Roosevelt ngeluarin United States Executive Order 9066 yang nyebabin 120ribu warga etnis Jepang ditahan di internment camp. Cilaka...!!!

Issei, demikian sebutan untuk generasi pertama warga etnis Jepang yang merantau dan hidup di Amerika. Sedangkan Nisei adalah generasi kedua yang dilahirkan di Amerika. Dan Jawaban Issei dan Nisei atas perlakuan gak adil yang mereka terima dari Amerika adalah dengan mengajukan diri sebagai sukarelawan dalam perang menghadapi Jepang, negeri nenek moyang mereka.

Gak mudah untuk mengubah prasangka. Butuh pembuktian panjang untuk memperbaiki image mereka di mata warga Amerika. Dan 100th Infantry Battalion di Hawai'i yang pasukannya terdiri dari lebih 1400 Nisei menjadi pelopor pembuktian itu. Atas kesempatan yang diberikan oleh Letjen Delos C. Emmons (Gubernur Militer di Hawai'i yang ketika itu menolak mendeportasi pasukannya ke internment camp), bener2 mengubah pandangan Amerika terhadap warga etnis keturunan Jepang.

Keberhasilan dan kesetiaan para Issei dan Nisei membuat pemerintah Amerika merevisi keputusan mereka. Menyusul dibentuknya 442nd Regimental Combat Team yang anggotanya khusus terdiri dari para sukarelawan etnis Jepang.

Prestasi 442nd Regiment bener2 luar biasa. Mereka bertempur di garis paling depan. Diterjunkan ke Algeria, Afrika Utara bahkan hingga ke Italia. Jumlah korban yang gugur dah gak terhitung dah. Karena emang misi mereka lebih banyak nyebur di area yang paling berbahaya.

442nd Regiment bener2 jadi unit yang paling banyak menerima penghargaan dalam sejarah militer Amerika. Sampai2 mereka dapet julukan "The Purple Heart Battalion" lantaran banyaknya medali Purple Heart (penghargaan untuk tentara yang gugur atau terluka dalam pertempuran) yang dianugerahkan oleh presiden.

Jasa para Issei dan Nisei dalam perang dunia kedua telah mengubah prasangka dan perlakuan Amerika terhadap warga keturunan Jepang maupun Asia lainnya. Bahkan hingga hari ini...

Taun 1963, Daniel K. Inouye menjadi warga keturunan Jepang pertama dalam anggota senate Amerika. Taun 1971, Norman Y. Mineta terpilih sebagai Major di San Jose, California, sekaligus menjadi etnis Asia-Amerika pertama yang menjabat sebagai seorang Major. Taun 1999, Jendral Eric Shinseki menjadi orang Asia-Amerika pertama yang menjadi Kepala Staff Militer Amerika. Dan Taun 2000 lalu, Norman Y. Mineta menjadi orang Asia-Amerika pertama yang masuk dalam anggota kabinet Amerika sebagai menteri komersial dan transportasi.

Dari sini kita bisa memetik pelajaran, bahwa prasangka bisa dilenyapkan jika ada pembuktian, pembuktian ada jika ada kesempatan untuk membuktikan...

Bagi warga keturunan, apapun etnisnya... Saat ini kita adalah warganegara di negara tempat kita lahir dan dibesarkan. Sudah siapkah kita mempersembahkan yang terbaik seperti yang telah diberikan oleh para Issei dan Nisei?

Dan bagi warga pribumi, siapkan kita menerima dan menghargai jasa dan perjuangan mereka yang telah berjasa untuk negara, sekalipun mereka adalah warga keturunan?
Silakan baca kelanjutannya.....

Apa UserName anda masih tersedia?

Apa jadinya jika Username pilihan anda sudah terlebih dahulu digunakan orang lain? Apalagi bila Username tersebut ingin anda gunakan pada beberapa layanan online yang berbeda.

Username bisa dikatakan sebagai identitas pribadi anda. Pada kebanyakan kasus, biasanya pengguna hanya ingin menggunakan satu Username saja. Namun tidak sedikit juga yang merasa kecewa karena Username pilihan sudah didahului pengguna lainnya.

Jika anda pernah mengalaminya dan tidak ingin kecewa kedua kalinya, saya sarankan anda menggunakan layanan online usernamecheck.


Usernamecheck merupakan layanan Online dengan kemampuan melakukan pengecekan nama user hampir pada semua layanan populer.

Pada saat artikel ini ditulis, saat ini sudah tersedia 68 layanan online yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk mendaftarkan account anda. Dengan checking speed sekitar 12 seconds, anda akan diinformasikan dan mengetahui Username mana saja masih tersedia (available) atau yang sudah digunakan pengguna lainnya sebelum anda (taken).

Silahkan mencoba layanan ini, jangan sampai Username anda didahului pengguna lainnya :)

Guest Blogging : o-om.com
Silakan baca kelanjutannya.....

Memberikan LEBIH

Pernah gak, kalian ngalami rasa gak puas atas imbalan yang kita terima dari hasil pekerjaan yang udah kita selesaikan. Sebagian besar pasti dah ngerasain deh...

Sebagai contoh, kalo misalkan kita usaha jualan barang. Mungkin usaha yang kita lakukan buat nawarin barang ke customer, gak sebanding ama keuntungan yang kita terima.

"Dah ngoceh ampe bibir tebel, untungnya cuman segini doank...," Kira2 gitu kalo kita dah nggerutu. Hihihi...

Rasa gak puas paleng sering dialami oleh kita2 yang kerja sebagai karyawan. Mungkin kita dah ngerasa cukup berusaha keras buat nyelesaiin tugas kita sebaik2nya. Tapi, kadang imbalan dan penghargaan yang diberikan oleh boss sering bikin kecewa.

Apalagi buat kita yang kerja dengan gaji yang minim. Rasanya, gak adil deh... udah kerja keras tiap hari, tapi gaji kagak naek2. Lebih parah lagi kalo kita ampe ada perasaan iri liat orang laen yang kliatannya... idupnya lebih mapan dibanding kita; Kerja mereka kayaknya lebih santai, tapi rasa2nya penghasilan dia lebih oke dibanding penghasilan kita.

Mungkin kita gak sadari... Kalo mau jujur, rasanya menderita banget punya pikiran kagak puas kayak gitu. Mungkin kita pikir hidup ini gak adil buat kita. Rasa kekurangan makin lama makin gede aja. And secara gak kita sadari, kita dah merugikan diri sendiri...

Tau kenapa?

Karena, perasaan gak puas yang berlebihan kayak gitu bisa nyebabin kita putus asa. Kalo dah gitu, biasanya yang muncul rasa males. Males bekerja, males berusaha, males berdisiplin ampe males ngantor... Terakhir, kita rasanya dah makin jauh aja ama yang namanya prestasi.

Gimana bisa berprestasi, wong kerja aja dah males...

Minggu kemaren, saya baru dapet solusinya lewat acara Golden Ways-nya Mario Teguh di Metro TV. Waktu itu, Mario Teguh bilang, "Berikanlah lebih dari yang telah dibayarkan kepada kita"

Bagi kita, memberikan lebih berarti berangkat kerja lebih pagi, bekerja lebih giat, berusaha lebih teliti, menjalankan tugas dengan lebih bersemangat dan lebih2 laennya.

Kalo semula kita berpikir, sudahkah kita dibayar sesuai dengan yang kita berikan?. Sekarang musti diubah dengan sudahkah kita memberikan sesuai dengan yang dibayarkan kepada kita?

Karena dengan berbuat demikian, secara gak langsung kita telah menaikkan standar hasil kerja kita ke tingkat yang lebih tinggi.
Silakan baca kelanjutannya.....

KEJUTAN di Hari Rabu

Hari ini, saya dapet dua kejutan. Yang pertama, pagi tadi pas buka blog di sela-sela kesibukan kantor. Dapet laporan dari Shirei, kalo dia kesulitan nulis komentar. Gitu dicek, kolom komentar di blog saya kayaknya beneran lagi error. Saking sibuknya hari ini, saya sampe gak ada waktu buat meriksa apa yang nyebabin kolom "comment as"nya ogah nongol.

Beruntung, sore harinya pas iseng-iseng nengokin blog ini lagi sambil ngerjain kebiasaan rutin blogwalking, dapet solusi dari Kang Rohman. Login Blogger ID, masuk ke Setting, lanjut ke Format lalu ubah language-nya pake English United Kingdom. Save dulu, beres deh... Dan emang beneran loh, saya dah nyoba.

Kejutan kedua, dateng dari Bang Zalukhu. Blog saya kepilih di antara 24 review dalam 24 jam di Zalukhu dotcom. Entah gimana tuh ceritanya. Tapi saya bangga and beruntung banget loh. Coba liat di sini. Review 50 kata di Zalukhu dotcom sekarang dah 400ribu loh...

Tapi, emang dah waktunya buat Zalukhu dotcom tuk memulai bisnis iklan deh. Bayangin, pengunjung blog tersebut nyape 1000 pembaca perharinya. Apalagi ampe 10 November nanti, ada promo diskon 20%.

Selamat buat Bang Zalukhu deh. Moga-moga bisnisnya tambah laris aja. Dan sebagai tanda terima kasih, saya akan sengaja abadikan link artikel review dari zalukhu dotcom di halaman utama blog ini.
Silakan baca kelanjutannya.....